Silakan Registrasi dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh
Alamat e-mail Anda
Masukkan Kata Sandi
Masukkan email anda untuk berlangganan berita
 

Sales
0811 98 66 999



CS Jakarta
0811 201 7766



CS Jakarta 2
0811 203 7766



CS Malang
0811 101 5567



CS Yogyakarta
0822 2134 5599




CS Surabaya
081-1757-7444




Knowledgebase
Transaksi Adjustment
Dipos oleh Eko Budi Cahyono pada 19 December 2008 09:09 AM
Untuk mengetahui laba bersih yang diperoleh dan untuk mempersiapkan laporan keuangan secara akurat, umur dari suatu bisnis dibagi ke dalam periode akuntansi yang sama panjangnya, misalkan dalam ukuran bulan seperti yang digunakan dalam Zahir Accounting.

Akibat dari penggunaan periode akuntansi yang relatif singkat dalam suatu masa bisnis, diperlukan transaksi adjusting (transaksi penyesuaian) di setiap akhir periode.

Transaksi adjusting diperlukan untuk transaksi pendapatan dan biaya yang memiliki masa manfaat lebih panjang dari usia periode akuntansi dengan pertimbangan bahwa pendapatan atau biaya tersebut nilainya sangat material dan dapat mempengaruhi pengambilan keputusan.

Misalnya Anda membeli polis asuransi kebakaran untuk masa satu tahun, maka Anda tidak dapat membebankan seluruh harga polis asuransi tersebut pada bulan dimana Anda membeli, namun hanya 1/12 dari harga polis asuransi tersebut.

Tipe – tipe Transaksi Adjusting
Terdapat empat kategori transaksi adjusting yang sering terjadi dalam suatu perusahaan :

1. Membagi beban biaya yang telah dibayar (Entries to apportion recorded costs). Terjadi bila biaya telah dibayar namun memiliki masa manfaat lebih panjang dari usia periode akuntansi. Anda harus mendebit perkiraan harta (perkiraan neraca) saat mengeluarkan biaya tersebut, dan disetiap akhir periode perkiraan Harta dikredit dan perkiraan Biaya (perkiraan laba-rugi) di debit.

2. Membagi pendapatan yang telah diterima (Entries to apportion unearned revenue). Terjadi bila pelanggan telah membayar produk atau jasa Anda dimuka untuk beberapa periode sekaligus dan pelanggan tersebut akan menerima produk atau jasa Anda pada periode-periode mendatang. Anda harus meng-kredit perkiraan hutang (perkiraan neraca) saat menerima pembayaran dari pelanggan, dan disetiap akhir periode perkiraan hutang di debit dan perkiraan pendapatan (laba-rugi) di kredit.

3. Pencatatan pengeluaran yang belum diakui (Entries to record unrecorded expense). Terjadi bila suatu biaya telah timbul namun perusahaan Anda belum mendapat tagihan, misalkan Anda telah menggunakan jasa orang lain namun ia baru akan menagih pada periode lain.

4. Pencatatan pendapatan yang belum diakui (Entries to record unrecorded revenue). Terjadi bila suatu pendapatan sebenarnya telah timbul (pelanggan telah menggunakan jasa Anda) namun pelanggan belum ditagih pada periode dimana pendapatan itu telah terjadi.

Karakteristik Transaksi Adjusting
1. Setiap transaksi adjusting melibatkan salah satu dari perkiraan pendapatan atau biaya (perkiraan laba-rugi) dan perkiraan harta atau hutang (perkiraan neraca).

2. Transaksi Adjusting didasarkan pada prinsip pengakuan pendapatan atau biaya (accrual accounting), bukan didasarkan pada tagihan yang timbul atau kas yang dikeluarkan dalam suatu periode.

Tips : Terdapat beberapa fasilitas yang mempermudah input transaksi adjustment, seperti fasilitas fixed asset, yang dapat mencatat beben penyusutan perbulan secara otomatis, yang dapat juga digunakan untuk biaya sewa yang harus disebar selama sekian periode, dst..

Serta terdapat juga fasilitas rekam ulang, untuk mempermudah input transaksi yang sama yang pernah dibuat sebelumnya.

Fasilitas-fasilitas tersebut opsional tergantung edisi yang Anda beli.
(70 vote(s))
Artikel ini membantu
Artikel ini tidak membantu

Ulasan (0)
Sampaikan ulasan baru
 
 
Nama Lengkap:
E-mail:
Ulasan:
© 2013 PT Zahir Internasional, unless otherwise noted. >EULA | Situs Web Zahir Lainnya | Tentang Zahir
Catatan: Situs web ini mengandung konten yang mensyaratkan Anda terdaftar dan login agar Anda dapat mengakses penuh.