Silakan Registrasi dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh
Alamat e-mail Anda
Masukkan Kata Sandi
Masukkan email anda untuk berlangganan berita
 

Sales
0811 98 66 999



CS Jakarta
0811 201 7766



CS Jakarta 2
0811 203 7766



CS Malang
0811 101 5567



CS Yogyakarta
0822 2134 5599




CS Surabaya
081-1757-7444




Knowledgebase
Pencatatan Penerimaan Barang di Muka dan Digunakan, Penerimaan Faktur Pembelian Kemudian
Dipos oleh Firman Ilkha pada 21 May 2013 09:23 AM

Cara pencatatan transaksi penggunaan barang (untuk dijual) yang telah diterima (diakui) sebelum faktur pembelian diterima (pembayaran atas pembelian dilakukan menyusul). Berikut langkah yang dapat dilakukan di Zahir Accounting:

  1. Buatlah PO seperti biasa.

    GBR1

  2. Gunakan PO berkenaan ke Received Goods. Masukkan nomor pembelian sesuai dengan kehendak (sementara) kemudian isikan kolom Landed Cost dengan akun sementara Received Goods berklasifikasi Kewajiban/ Liability (kepala 2) dengan angka negatif. Pencatatan ini akan membentuk ayat jurnal Persediaan (Dr) pada Received Goods (Cr) dan nilai pembelian sebesar nol. Pencatatan ini tidak mengakui adanya pengeluaran Kas/ Bank (tunai) dan Hutang Usaha.

    GBR2

    GBR3

  3. Di Product List barang yang dibeli sudah tersedia sesuai dengan yang telah dicatat sebelumnya.

    GBR4

  4. Catatlah Penjualan atau transaksi pemakaian persediaan (sesuai dengan keperluan) atas barang yang dimaksud seperti biasa.

    GBR5

  5. Ketika faktur/ invoice diterima, catatlah Received Goods lagi dengan menggunakan nomor PO yang terkait. Manakala PO berkenaan telah Completed, Unpost PO berkenaan dari modul Purchase > List of Transaction and Print Invoice > Purchase Order agar PO dapat digunakan lagi.

    GBR6

  6. Pencatatan Received Goods yang sebenarnya harus sebagai Service dan isi purchase number yang sesungguhnya. Kolom Code diisi dengan akun Received Goods senilai pembelian awal lalu ketik deskripsi sesuai dengan keperluan. Transaksi ini akan mengakui adanya hutang usaha. Jangan lupa untuk selalu mencentang pilihan Invoice.

    GBR7

    GBR8

Sumber: Blog Software Bisnis Zahir

(3 vote(s))
Artikel ini membantu
Artikel ini tidak membantu

Ulasan (6)
Martin Mefril
06 July 2013 04:21 PM
Berlaku tidak untuk uang muka penjualan, tpi uang muka tersebut muncul di kartu piutang tpi tidak mempengaruhi akun piutang usaha?
syaiful
08 July 2013 08:29 AM
terima kasih atas pertanyaannya : untuk uang muka memang tidak langsung mempengaruhi piutang, sehingga tidak akan muncul pada kartu piutang usaha..
Frendy
05 July 2014 11:15 AM
Bagaimana cara pengaplikasiannya di zahir 6? Karena Kode orderan yg bisa diisi di menu penerimaan barang hanya bisa memunculkan data produk saja
syaiful
07 July 2014 09:12 AM
Untuk program zahir 6, sudah disediakan menu delivery order untuk penjualan dan pembelian, sehingga Anda bisa memanfaatkan modul tersebut jika tersedia.
mifta
10 June 2016 04:44 PM
kenapa uang mukanya sewaktu diinput di zahir jadi Rp.500 padahal sebelumnya diinput Rp. 500.000 di mana salahnya ya ?
Agus Juanda
14 June 2016 09:14 AM
Hal tersebut terjadi karena adanya perbedaan settingan regional antara windows dengan program zahir. Coba ubah setelan regional pada control panel menggunakan setelan English (United States). Kemudian pada program zahirnya, masuk ke menu setting > Setup Program > Setelan Regional. Pastikan untuk settingan pemisah ribuan menggunakan tanda koma (,) dan untuk pemisah desimal menggunakan tanda titik (.)
Sampaikan ulasan baru
 
 
Nama Lengkap:
E-mail:
Ulasan:
© 2013 PT Zahir Internasional, unless otherwise noted. >EULA | Situs Web Zahir Lainnya | Tentang Zahir
Catatan: Situs web ini mengandung konten yang mensyaratkan Anda terdaftar dan login agar Anda dapat mengakses penuh.